Banabrick, Inovasi Briket Ramah Lingkungan dari Limbah Batang dan Bonggol Pisang Hadir di RRI Pro 4 Ternate
Banabrick, Inovasi Briket Ramah Lingkungan dari Limbah Batang dan Bonggol Pisang Hadir di RRI Pro 4 Ternate
Ternate, 11 Juni 2026 oleh apt. Aditya Sindu Sakti, M.Si.
Ternate — Inovasi pemanfaatan limbah pertanian kembali hadir dari kalangan akademisi dan mahasiswa Universitas Khairun melalui pengembangan produk Banabrick, briket ramah lingkungan berbahan dasar limbah batang dan bonggol pisang. Inovasi ini diperkenalkan dalam program bincang-bincang “Tamu Kita” di RRI Pro 4 Ternate 95.1 FM, Rabu, 10 Juni 2026, pukul 20.00–21.00 WIT. Kegiatan tersebut menghadirkan Apt. Sandrawati, S.Si., M.Si. selaku dosen pembimbing, bersama tim mahasiswa Universitas Khairun yang terdiri atas Faisal Rizik, Alyssa R. Husen, Nuriana Hasanah F., dan Salwa Salsabilla. Dalam dialog tersebut, tim memperkenalkan konsep pemanfaatan limbah batang dan bonggol pisang yang selama ini kurang termanfaatkan menjadi produk briket bernilai ekonomi dan ramah lingkungan.
Banabrick dikembangkan sebagai alternatif bahan bakar padat yang tidak hanya memanfaatkan limbah organik, tetapi juga memiliki keunikan berupa aroma khas. Produk ini diharapkan dapat menjadi solusi inovatif dalam mengurangi limbah pertanian, sekaligus membuka peluang usaha berbasis teknologi sederhana yang dapat dikembangkan oleh masyarakat. Apt. Sandrawati, S.Si., M.Si. menjelaskan bahwa pemanfaatan limbah batang dan bonggol pisang memiliki potensi besar karena bahan bakunya mudah ditemukan, terutama di daerah yang memiliki aktivitas pertanian pisang. Melalui proses pengolahan tertentu, limbah tersebut dapat diubah menjadi briket yang lebih bermanfaat dan memiliki nilai jual.
“Inovasi ini tidak hanya berfokus pada pengurangan limbah, tetapi juga diarahkan untuk menghasilkan produk yang memiliki manfaat praktis bagi masyarakat. Banabrick menjadi salah satu bentuk kreativitas mahasiswa dalam mengembangkan produk ramah lingkungan yang bernilai ekonomi,” ujar Apt. Sandrawati. Program ini juga menjadi bagian dari pengembangan kewirausahaan mahasiswa melalui hibah P2MW Kemdiktisaintek 2026. Melalui dukungan tersebut, tim Banabrick berupaya memperkuat aspek produksi, promosi, serta pengenalan produk kepada masyarakat luas.
Selain membahas proses pembuatan briket dari limbah batang dan bonggol pisang, tim juga menyampaikan pentingnya kesadaran masyarakat dalam mengolah limbah organik menjadi produk yang lebih bermanfaat. Inovasi seperti Banabrick dinilai relevan dengan kebutuhan saat ini, khususnya dalam mendorong ekonomi kreatif, kewirausahaan mahasiswa, dan kepedulian terhadap lingkungan. Kehadiran Banabrick dalam program “Tamu Kita” RRI Pro 4 Ternate menjadi momentum penting untuk memperkenalkan karya mahasiswa kepada publik. Melalui media elektronik, inovasi ini diharapkan semakin dikenal dan mampu menarik perhatian masyarakat, pelaku usaha, serta pihak-pihak yang memiliki kepedulian terhadap pengembangan produk ramah lingkungan. Dengan mengusung konsep “dari limbah menjadi produk bernilai”, Banabrick membuktikan bahwa kreativitas, riset, dan kewirausahaan dapat berjalan beriringan dalam menciptakan solusi nyata bagi lingkungan dan masyarakat.
HUBUNGI KAMI
Alamat:
Jl. Pertamina Kampus II Unkhair Gambesi Kota Ternate Selatan.
E-mail:
Telepon/Fax:
0921-3110901
0921-3110903
Hak Cipta © 2025 Program Studi S1 Farmasi, Fakultas Kedokteran dan Ilmu Kesehatan, Universitas Khairun